loading...
Showing posts with label Deface. Show all posts
Showing posts with label Deface. Show all posts

Tuesday, December 12, 2017

Pengertian Shell Backdoor



Backdoor atau "pintu belakang", dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya).

Backdoor dalam computer security system ,merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya).Awalnya Backdoor dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi.

Kenneth Thompson (salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah program proses login pada tahun 1983 ketika memperoleh Turing Award), selain program login umum digunakan dalam sistem operasi UNIX dengan menggunakan bahasa pemrograman C, sehingga ia dapat mengakses sistem UNIX yang berjalan di dalam jaringan internal Bell Labs. Backdooryang ia ciptakan itu melindungi dirinya dari pendeteksian dan pembuangan dari sistem, meskipun pengguna berhasil menemukannya, karena memang backdoor ini membuat dirinya sendiri kembali (melakukan rekompilasi sendiri).

"Backdoor merupakan akses khusus yang dibuat oleh seorang programmer untuk dapat masuk ke dalam sistem. Tidak semua programmer mengerti setiap perintah yang terdapat di dalam sistem operasi. Di dalam sistem operasi seorang programmer memasukkan perintah-perintah tertentu. Dari perintah-perintah inilah seorang hacker dapat melewati perintah-perintah yang harus dilalui apabila seseorang memasuki suatu sistem operasi tapi kode-kode yang disisipkan tersebut tidak mempengaruhi kinerja sistem operasi."
( Hacker Dictionary, Dony Ariyus )

Backdoor juga bisa dibilang jalan alternatif  untuk masuk ke sebuah sistem tanpa diketahui oleh operator sistem. Backdoor biasanya dibuat untuk jaga-jaga kalau saja pintu masuk utama ke dalam sistem error. Backdoor juga bisa dibuat diluar sistem, biasanya para peretas yang membuatnya, supaya dapat mengakses data sistem tanpa memasuki pintu utama sistem. 

Beberapa pengembang perangkat lunak menambahkan backdoor ke dalam program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan). Sebagai contoh, sebuah backdoor dapat dimasukkan ke dalam kode di dalam sebuah situs belanja online (e-commerce) untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk di antaranya adalah kartu kredit.

Istilah backdoor sekarang digunakan oleh hacker-hacker untuk merujuk kepada mekanisme yang mengizinkan seorang peretas sistem dapat mengakses kembali sebuah sistem yang telah diserang sebelumnya tanpa harus mengulangi proses eksploitasi terhadap sistem atau jaringan tersebut, seperti yang ia lakukan pertama kali. 

Contoh Backdoor pada website (backdoor.php)

Shell Backdoor Website

Umumnya, setelah sebuah jaringan telah diserang dengan menggunakan exploit (terhadap sebuah kerawanan/vulnerability), seorang penyerang akan menutupi semua jejaknya di dalam sistem yang bersangkutan dengan memodifikasi berkas catatan sistem (log) atau menghapusnya, dan kemudian menginstalasikan sebuah backdoor yang berupa sebuah perangkat lunak khusus atau menambahkan sebuah akun pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator jaringan atau administrator sistem tersebut.

Jika kemudian pemilik jaringan atau sistem tersebut menyadari bahwa sistemnya telah diserang, dan kemudian menutup semua kerawanan yang diketahui dalam sistemnya (tapi tidak mendeteksi adanya backdoor yang terinstalasi), penyerang yang sebelumnya masih akan dapat mengakses sistem yang bersangkutan, tanpa ketahuan oleh pemilik jaringan, apalagi setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai pengguna yang sah di dalam sistem atau jaringan tersebut. Dengan memiliki hak sebagai administrator jaringan, ia pun dapat melakukan hal yang dapat merusak sistem atau menghilangkan data. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan instalasi ulang terhadap sistem atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari backdoor.

Sunday, December 10, 2017

GalauShell v2 Release!




Kali ini ane akan share sebuah Shell Backdoor
Hasil recoded ane dari beberapa Shell yang sudah ada 

Apa sih Backdoor itu?

"Backdoor merupakan akses khusus yang dibuat oleh seorang programmer untuk dapat masuk ke dalam sistem. Tidak semua programmer mengerti setiap perintah yang terdapat di dalam sistem operasi. Di dalam sistem operasi seorang programmer memasukkan perintah-perintah tertentu. Dari perintah-perintah inilah seorang hacker dapat melewati perintah-perintah yang harus dilalui apabila seseorang memasuki suatu sistem operasi tapi kode-kode yang disisipkan tersebut tidak mempengaruhi kinerja sistem operasi."
( Hacker Dictionary, Dony Ariyus )

Backdoor juga bisa dibilang jalan alternatif  untuk masuk ke sebuah sistem tanpa diketahui oleh operator sistem. Backdoor biasanya dibuat untuk jaga-jaga kalau saja pintu masuk utama ke dalam sistem error. Backdoor juga bisa dibuat diluar sistem, biasanya para peretas yang membuatnya, supaya dapat mengakses data sistem tanpa memasuki pintu utama sistem.

Dah tau kan ya? :v

Fitur GalauShell v2
- Galau Mode :v
- Command Linux
- Mass Deface
- Mass Delete
- Config
- Jumping
- Symlink
- CPanel Crack
- SMTP Grabber
- Zone-H
- CGI Telnet
- Network
- Adminer
- Fake Root
- Auto Edit User
- Auto Edit Title WordPress
- WordPress Auto Deface
- WordPress Auto Deface V.2
- CPanel/FTP Auto Deface
- K-RDP Shell
- Script Endcode
- Injection C0de
- Bypass Cloud Flare
- Hash Generate
- Hash ID
- Tools SQL INJECTION
- Zip Menu
- Shell Finder
- Port Scanner

Halaman Login ada diatas tulisan GalauShellv2



Tertarik? Download disini
Default Password : kzel

Sekian dan TerimaKasih :v
Source : Armiko ID

Tuesday, October 24, 2017

Subdomain KEMDIKBUD DIRETAS !! Hacker Protes "Kids Zaman Now"


Selamat Malam gans..

Saya ingin Memberitakan. Subdmain KEMDIKBUD Di Hack ! Peretasan tersebut dilakukan oleh kelompok hacker yang menanamakan dirinya JusticeCrew.

Seperti yang tertulis di website tersebut, Anggota dari salah satu otak Peretasan adalah Codename Badc0de dan Codename Sadam Muslims yang berhasil meretas subdomain KEMDIKBUD , Sepertinya Peretasan tersebut di karenakan protes Terhadap sistem pembelajaran yang tidak baik sehingga banyak Anak-anak yang Nakal mereka menyebutnya "kids jaman now" 

Peretas tersebut juga menuliskan beberapa Teman Mereka Dengan Nama Samaran Seperti

- nginxDEX - VrCy - LittleJok3r - Aethelred - ng1nx -




Sejak Berita ini saya tulis belum ada perbaikan dalam website tersebut

Berikut link yang telah Mereka Retas : http://smab.kemdikbud.go.id

Untuk melihat Mirror Deface disini : https://www.zone-add.org/mirror/id/1820/ Atau
https://defacer.id/archive/mirror/676395 

Ada ada saja ya.. Kelakuan Kids Zaman Now :D

Source : Magelang1337

risema.pt CMS Responsive FileManager

********************************************************

* Exploit Title : Responsive FileManager 

* Date : 2017-10-23

* Vendor Homepage : http://www.responsivefilemanager.com

* Dork 1 : "Webdesign by: risema.pt"
* Dork 2 : "Webdesign by: criativo.net"
* Dork 3 : "Webdesign by: basicamente.pt"

* Tested on Win 8

* POC : 

[ Sitetarget.com/filemanager/dialog.php ] 
Upload Your File. Ur file [Sitetarget.com/uploads/yourfile.html]

[!] If u want to upload a backdoor. Rename the file to Shell.php.fla

* Demo : 
http://www.darkseashoes.com
http://www.hotelalbano.pt/
http://www.joiadaeuropa.com/
http://www.jcplda.com/
http://www.hupashoes.net/

*************************************************************
Credit : Magelang1337

Monday, August 21, 2017

Universitas Pendidikan Ganesha CMS SQLi Vulnerability

+++++++++++++++++++++++++
Google Dork : intext:"Copyright © 2011 Universitas Pendidikan Ganesha"
Tested on : Windows - Havij 1.16 Pro
********************************************
[+] Dorking in google or other search engine
[+] Go to SQL injection link : http://www.site.com/cms/index.php?c=Kontak&md=mn&kid=1413
[+] Go to the admin panel : http://www.site.com/path/cms/index.php?c=Kontak&md=mn&kid=1413
********************************************
DEMO :
http://adikpapua.undiksha.ac.id/index.php?c=Kontak&md=mn&kid=1413
********************************************

Deface Dengan Responsive File Manager

kali ini gua bakal share cara deface dengan responsive file manager :''v
teknik ini cukup simpel karena cuman upload file trus akses shell :'''v
ok langsung saja
bahan :
dork:
plugins/filemanager/uploads/
tinymce/filemanager/uploads
jquery/filemanager/uploads
*kembangin gaes
shell ext .php.fla .php5 dll 
contoh:eue.php.fla
Live target : http://tesda11.com/414c0a42459163bf6a993bd016b5aeb1/js/jscripts/tinymce/plugins/filemanager/dialog.php 

Tutorial:

pertama tama kalean Dorking di google :''v klo udah dapet targetnya exploit dengan dialog.php
contoh:
site.com/path/filemanager/dialog.php












trus abis itu pencet bagian upload












abis itu upload shell klean :)












 XoXoXoXoXo mudah kan ?
akses shell ? site.com/path/filemanager/uploads/shell klean :''v 
ok itu aja dari gue hehehehehe klo ada salah komen ya gan :)

Thursday, August 17, 2017

Apa Itu Deface?


Apa Itu Deface?

     Deface Jika Berdasarkan Kamus Umum, Mempunyai Arti Merusakkan, Mencemarkan, Menggoresi, Atau Menghapuskan. Tetapi, Arti Kata Deface Dalam Istilah Cyber Crime Adalah Kegiatan Para Defacer (Pelaku Para Defacing) Merubah Tampilan Index.html/Index.php (Menu Utama/Tampilan Utama) Pada Suatu Website Atau Situs.

     Deface Adalah Teknik Mengganti Atau Menyisipkan File Pada Server, Teknik Ini Dapat Dilakukan Karena Ada Celah Pada Security System. Hal Ini, Membuat Para Defacer Bisa Melakukanj Aksinya. Deface Merupakan Serangan Yang Dilakukan Untuk Mengganti Visual Dari Sebuah Website. Para Defacer Biasanya Meninggalkan Sebuah Pesan Dan Nickname Agar Kerjanya DiKetahui Oleh Defacer Lainnya.

     Defacing Merupakan Bagian Dari Kegiatan Hacking Web Atau Program Aplication, Yang Memfokuskan Target Operasi Pada Perubahan Tampilan Dan Konfigurasi Fisik Dari Website Tanpa Melalui Source Code Yang Sebenarnya Dan Tanpa Diketahui Oleh Si Pemilik Website Tersebut.

     Serangan Dengan Tujuan Utama Merubah Tampilan Sebuah Website, Baik Halaman Utama Maupun Halaman Lain Yang Terkait Dengannya, Kegiatan Ini Diistilahkan Web Defacement. Hal Ini Biasa Dilakukan Oleh Para Attacker Atau Penyerang Karena Merasa Tidak Puas Atau Tidak Suka Terhadap Sesuatu Konten Yang Menyangkut Kepada Website Tersebut Sehingga Membuat Para Defacer Menyerang Website Tersebut. Tindakan Deface Ada Yang Semata - Mata Hanya Iseng, Ada Yang Untuk Kebijakan Utama, Pamer Kemampuan Membuat Program, TETAPI Ada Juga Yang Jahat :v Yaitu Mengambil/Mencuri Database dan Setelah Itu Menjualnya.

    Ada Teknik Defacing Yang Banyak Digunakan Yaitu :
1. IP Spoofing
2. FTP Attack
3. Unix Finger Exploits
4. Flooding & Broadcasting
5. Fragmented Packet Attacks
6. E-Mail Exploits
7. DNS & BIND Vulnerabilities
8. Password Attacks
9. Proxy Server Attacks
10. Remote Command Processing Attacks
11. Remote File System Attacks
12. Selective Program Insertions
13. Port Scanning
14. TCP/IP Sequence Stealing. Passive Port Listening & Packet
15. HTTPD Attacks


  Nah, Itu Cuma Teknik. Sekarang Admin Akan Jelaskan/Memberikan Deskripsinya Satu - Satu..



1. IP Spoofing
     IP Spoofing Juga Dikenal Sebagai Source Address Spoofing, Yaitu Pemalsuan Alamat IP Attacker Sehingga Sasaran Menganggap Alamat IP Attacker Adalah Alamat IP Dari Host Di Dalam Network Bukan Dari Luar Network. Misalkan Attacker Mempunyai IP Address Type A 66.25.xx.xx Ketika Attacker Melakukan Serangan Jenis Ini Maka Network Yang Diserang Akan Menganggap IP Attacker Adalah Bagian Dari Networknya Misal 192.xx.xx.xx Yaitu IP Type C.

IP Spoofing Terjadi Ketika Seorang Attacker "Mengakali" Packet Routing Untuk Mengubah Arah Dari Data Atau Transmisi Ke Tujuan Yang Berbeda. Packet Untuk Routing Biasanya Di Transmisikan Secara Transparan Dan Jelas Sehingga Membuat Attacker Dengan Mudah Untuk Memodifikasi Asal Data Ataupun Tujuan Dari Data. Teknik Ini Bukan Hanya Dipakai Oleh Attacker Tetapi Juga Dipakai Oleh Para Security Profesional Untuk Men Tracing Identitas Dari Para Attacker.


2. FTP Attack
     Salah Satu Serangan Yang Dilakukan Terhadap File Transfer Protocol, Adalah Serangan Buffer Overflow Yang Diakibatkan Oleh Malformed Command. Tujuan Menyerang FTP Server Ini Rata-Rata Adalah Untuk Mendapatkan Command Shell Ataupun Untuk Melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service Akhirnya Dapat Menyebabkan Seorang User Atau Attacker Untuk Mengambil Resource Didalam Network Tanpa Adanya Autorisasi, Sedangkan Command Shell Dapat Membuat Seorang Attacker Mendapatkan Akses Ke Sistem Server Dan File-File Data Yang Akhirnya Seorang Attacker Bisa Membuat Anonymous Root-Acces Yang Mempunyai Hak Penuh Terhadap System Bahkan Network Yang Diserang.


3. Unix Finger Exploits
     Pada Masa Awal Internet, Unix OS Finger Utility Digunakan Secara Efisien Untuk Men Sharing Informasi Diantara Pengguna. Karena Permintaan Informasi Terhadap Informasi Finger Ini Tidak Menyalahkan Peraturan, Kebanyakan System Administrator Meninggalkan Utility Ini (Finger) Dengan Keamanan Yang Sangat Minim, Bahkan Tanpa Kemanan Sama Sekali. Bagi Seorang Attacker Utility Ini Sangat Berharga Untuk Melakukan Informasi Tentang Footprinting, Termasuk Nama Login Dan Informasi Contact.

Utility Ini Juga Menyediakan Keterangan Yang Sangat Baik Tentang Aktivitas User Didalam Sistem, Berapa Lama User Berada Dalam Sistem Dan Seberapa Jauh User Merawat Sistem. Informasi Yang Dihasilkan Dari Finger Ini Dapat Meminimalisasi Usaha Cracker Dalam Menembus Sebuah Sistem. Keterangan Pribadi Tentang User Yang Dimunculkan Oleh Finger Daemon Ini Sudah Cukup Bagi Seorang Attacker Untuk Melakukan Social Engineering Dengan Menggunakan Social Skillnya Untuk Memanfaatkan User Agar "Memberitahu" Password Dan Kode Akses Terhadap System.


4. Flooding & Broadcasting
     Seorang Attacker Bisa Mengurangi Kecepatan Network Dan Host-Host Yang Berada Di Dalamnya Secara Significant Dengan Cara Terus Melakukan Request/Permintaan Terhadap Suatu Informasi Dari Sever Yang Bisa Menangani Serangan Classic Denial Of Service (DoS), Mengirim Request Ke Satu Port Secara Berlebihan Dinamakan Flooding, Kadang Hal Ini Juga Disebut Spraying. Tujuan Dari Kedua Serangan Ini Adalah Sama Yaitu Membuat Network Resource Yang Menyediakan Informasi Menjadi Lemah Dan Akhirnya Menyerah.

Serangan Dengan Cara Flooding Bergantung Kepada Dua Faktor Yaitu : Ukuran Dan/Atau Volume (Size Volume). Seorang Attacker Dapat Menyebabkan Denial Of Service Dengan Cara Melempar File Berkapasitas Besar Atau Volume Yang Besar Dari Paket Yang Kecil Kepada Sebuah System. Dalam Keadaan Seperti Itu Network Server Akan Menghadapi Kemacetan (Terlalu Banyak Informasi Yang Diminta Dan Tidak Cukup Power Untuk Mendorong Data Agar Berjalan). Pada Dasarnya Paket Yang Besar Membutuhkan Kapasitas Proses Yang Besar Pula, Tetapi Secara Tidak Normal Paket Yang Kecil Dan Sama Dalam Volume Yang Besar Akan Menghabiskan Resource Secara Percuma, Dan Mengakibatkan Kemacetan.


5. Fragmented Packet Attacks
     Data-Data Internet Yang Di Transmisikan Melalui TCP/IP Bisa Dibagi Lagi Ke Dalam Paket-Paket Yang Hanya Mengandung Paket Pertama Yang Isinya Berupa Informasi Bagian Utama (Header/Kepala) Dari TCP. Beberapa Firewall Akan Mengizinkan Untuk Memproses Bagian Dari Paket-Paket Yang Tidak Mengandung Informasi Alamat Asal Pada Paket Pertamanya, Hal Ini Akan Mengakibatkan Beberapa Type System Menjadi Crash. Contohnya, Server NT Akan Menjadi Crash Jika Paket-Paket Yang Dipecah (Fragmented Packet) Cukup Untuk Menulis Ulang Informasi Paket Pertama Dari Suatu Protokol.


6. E-Mail Exploits
     Peng-Exploitasian E-Mail Terjadi Dalam Lima Bentuk Yaitu : Mail Floods, Manipulasi Perintah (Command Manipulation), Serangan Tingkat Tansportasi (Transport Level Attack), Memasukkan Berbagai Macam Kode (Malicious Code Inserting) Dan Social Engineering (Memanfaatkan Sosialisasi Secara Fisik). Penyerangan Email Bisa Membuat System Menjadi Crash, Membuka Dan Menulis Ulang Bahkan Mengeksekusi File-File Aplikasi Atau Juga Membuat Akses Ke Fungsi Fungsi Perintah (Command Function).


7. DNS & BIND Vulnerabilities
     Berita Baru-Baru Ini Tentang Kerawanan (Vulnerabilities) Tentang Aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) Dalam Berbagai Versi Mengilustrasikan Kerapuhan Dari Domain Name System (DNS), Yaitu Krisis Yang Diarahkan Pada Operasi Dasar Dari Internet (Basic Internet Operation).


8. Password Attacks
     Password Merupakan Sesuatu Yang Umum Jika Kita Bicara Tentang Kemanan. Kadang Seorang User Tidak Perduli Dengan Nomor Pin Yang Mereka Miliki, Seperti Bertransaksi Online Di Warnet, Bahkan Bertransaksi Online Dirumah Pun Sangat Berbahaya Jika Tidak Dilengkapi Dengan Software Security Seperti SSL Dan PGP. Password Adalah Salah Satu Prosedur Kemanan Yang Sangat Sulit Untuk Diserang, Seorang Attacker Mungkin Saja Mempunyai Banyak Tools (Secara Teknik Maupun Dalam Kehidupan Sosial) Hanya Untuk Membuka Sesuatu Yang Dilindungi Oleh Password.

Ketika Seorang Attacker Berhasil Mendapatkan Password Yang Dimiliki oOeh Seorang User, Maka Dia Akan Mempunyai Kekuasaan Yang Sama Dengan User Tersebut. Melatih Karyawan/User Agar Tetap Waspada Dalam Menjaga Passwordnya Dari Social Engineering Setidaknya Dapat Meminimalisir Resiko, Selain Berjaga-Jaga Dari Praktek Social Enginering Organisasi Pun Harus Mewaspadai Hal Ini Dengan Cara Teknikal. Kebanyakan Serangan Yang Dilakukan Terhadap Password Adalah Menebak (Guessing), Brute Force, Cracking Dan Sniffing.


9. Proxy Server Attacks
     Salah Satu Fungsi Proxy Server Adalah Untuk Mempercepat Waktu Response Dengan Cara Menyatukan Proses Dari Beberapa Host Dalam Suatu Trusted Network.


10. Remote Command Processing Attacks
     Trusted Relationship Antara Dua Atau Lebih Host Menyediakan Fasilitas Pertukaran Informasi Dan Resource Sharing. Sama Halnya Dengan Proxy Server, Trusted Relationship Memberikan Kepada Semua Anggota Network Kekuasaan Akses Yang Sama Di Satu Dan Lain System (Dalam Network).

Attacker Akan Menyerang Server Yang Merupakan Anggota Dari Trusted System. Sama Seperti Kerawanan Pada Proxy Server, Ketika Akses Diterima, Seorang Attacker Akan Mempunyai Kemampuan Mengeksekusi Perintah Dan Mengkases Data Yang Tersedia Bagi User Lainnya.


11. Remote File System Attacks
     Protokol-Protokol Untuk Tanportasi Data (Tulang Punggung Dari nternet) Adalah Tingkat TCP (TCP Level) Yang Mempunyai Kemampuan Dengan Mekanisme Untuk Baca/Tulis Antara Network Dan Host. Attacker Bisa Dengan Mudah Mendapatkan Jejak Informasi Dari Mekanisme Ini Untuk Mendapatkan Akses Ke Direktori File.


12. Selective Program Insertions
     Selective Program Insertions Adalah Serangan Yang Dilakukan Ketika Attacker Menaruh Program-Program Penghancur, Seperti Virus, Worm Dan Trojan (Mungkin Istilah Ini Sudah Anda Kenal Dengan Baik) Pada System Sasaran. Program-Program Penghancur Ini Sering Juga Disebut Malware. Program-Program Ini Mempunyai Kemampuan Untuk Merusak System, Pemusnahan File, Pencurian Password Sampai Dengan Membuka Backdoor.


13. Port Scanning
     Melalui Port Scanning Seorang Attacker Bisa Melihat Fungsi Dan Cara Bertahan Sebuah System Dari Berbagai Macam Port. Seorang Attacker Bisa Mendapatkan Akses Kedalam Sistem Melalui Port Yang Tidak Dilindungi. Sebagai Contoh, Scaning Bisa Digunakan Untuk Menentukan Dimana Default SNMP String Di Buka Untuk Publik, Yang Artinya Informasi Bisa Di Extract Untuk Digunakan Dalam Remote Command Attack.


14. TCP/IP Sequence Stealing. Passive Port Listening & Packet
     Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception Berjalan Untuk Mengumpulkan Informasi Yang Sensitif Untuk Mengkases Network. Tidak Seperti Serangan Aktif Maupun Brute-Force, Serangan Yang Menggunakan Metode Ini Mempunyai Lebih Banyak Kualitas Stealth-Like.


15. HTTPD Attacks
Kerawanan Yang Terdapat Dalam HTTPD Ataupun WebServer Ada Lima Macam, Yaitu : Buffer Overflows, Httpd Bypasses, Cross Scripting, Web Code Vulnerabilities, Dan URL Floods. 



Nahh,, Itu Dia Pengertian Deface..
Jangan Kemana Mana Dan Jangan Lupa Add FB ADMIN Untuk Mendapatkan Info Artikel Menarik Selanjutnya..
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
loading...